Related Posts
-
Rahim Peradaban: Perempuan Sebagai Penjaga Nilai dan Pendidik Generasi
PENDAHULUAN Setiap bulan April, bangsa Indonesia mengenang semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan pendidikan dan martabat perempuan. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi tentang bagaimana perempuan ditempatkan dalam kehidupan sosial dan bagaimana perannya menentukan arah masa depan bangsa. Dalam perspektif Islam, pembicaraan tentang perempuan tidak pernah berada di pinggiran. Islam menempatkan …
-
MENAKAR PRIORITAS BANTUAN UNTUK GAZA
Oleh: Rusydi Rasyid Dalam hal ketaatan, Allah tidak hanya memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan ibadah ritual yang bersifat vertical; hubungan langsung antara seorang hamba dengan Tuhannya, seperti shalat, puasa, maupun dzikir. Namun, ketaatan sejati juga mencakup dimensi horizontal: amal kebaikan kepada sesama manusia, kepedulian sosial, menebar kasih sayang, keadilan, dan memperjuangkan kemaslahatan bersama. Kedua dimensi ini, …
-
HUKUM DAN KEUTAMAAN PUASA SUNNAH BULAN MUHARRAM
Dalam penanggalan Hijriyah, Muharram adalah bulan pertama dari dua belas yang ada. Bulan ini termasuk dari bulan yang disebut asyhur al-hurum atau empat bulan haram selain Dzulhijjah, Dzulqa’dah, dan Rajab. Empat bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah ﷻ sebagaimana yang telah dibahas pada beberapa edisi sebelumnya. Allah ﷻ berfirman: إنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ …
-
Memimpin Di Parit Galian : Kisah Sejenak Bersama Nabi:
Mari sejenak bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, tahun kelima hijriyah, saat beliau memimpin para sahabat lainnya berpeluh keringat di bawah terik matahari padang pasir yang menggigit kulit. Hari-hari yang sulit dan mencekam. Telah sampai kabar kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, bahwa musyrikin Quraisy, kaum Yahudi dan beberapa kabilah telah membangun koalisi, satu kata …
-
Belajar Tabah Dan Sabar Dari Para Ibu di Gaza
Oleh: Abu Athif, Lc. -غفر الله له ولواديه- Pernahkah kita bayangkan sebelumnya, jika kita hidup terlantar di atas tanah milik kita sendiri yang dirampas oleh segerombolan penjahat? Mereka hanya menyisakan untuk kita lahan sempit dan jauh dari kata layak untuk dihuni. Tidak berhenti sampai di situ, mereka pun masih melancarkan serangan-serangan secara fisik dan psikis …




