Majalah Al-Himayah Edisi 45 hadir dengan sebuah renungan penting di penghujung Ramadhan: “Distraksi di Penghujung Ramadhan.”
Sering kali semangat ibadah begitu kuat di awal bulan suci, namun perlahan meredup ketika Ramadhan memasuki hari-hari terakhirnya. Padahal justru pada fase inilah kesempatan terbesar terbuka; malam-malam penuh keberkahan, ampunan yang diluaskan, dan harapan meraih kemuliaan Lailatul Qadar.

Melalui tulisan-tulisan yang sarat hikmah, edisi ini mengajak kita kembali menata fokus: menjadikan akhir Ramadhan sebagai puncak kesungguhan, bukan justru masa ketika perhatian terpecah oleh berbagai kesibukan duniawi.
Karena Ramadhan bukan sekadar perjalanan yang dijalani hingga selesai, tetapi momentum untuk menutupnya dengan kualitas ibadah yang lebih baik daripada awalnya.
Silakan unduh dan baca edisi lengkap Majalah Al-Himayah Edisi 45 melalui tautan berikut, dan semoga ia menjadi pengingat agar penghujung Ramadhan kita benar-benar menjadi fase panen spiritual.




