Oleh : Ust. Fajar Jaganegara Delapan hari perjalanan, dan nyaris 500 km jarak tempuhan yang dilewati Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam dalam hijrah menuju negeri yang dijanjikan, meninggalkan tanah tumpah darahnya, kota suci yang diberkahi dengan doa Bapak Para Nabi tertinggal di belakangnya, ada gurat-gurat sedih di wajahnya, ada gemuruh perih di dadanya, tapi …