Lantunan Juz 30 Menggema di Bima, 60 Santri Rumah Qur’an Himayah Jalani Pembinaan Tahfidz Intensif

Lantunan Juz 30 Menggema di Bima, 60 Santri Rumah Qur’an Himayah Jalani Pembinaan Tahfidz Intensif

Di sebuah gazebo sederhana di Desa Tawali, Bima, Nusa Tenggara Barat, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar nyaris tanpa jeda setiap sore.

Di tempat inilah, Rumah Qur’an Himayah Foundation terus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda. Dengan penuh kesungguhan, puluhan santri duduk melingkar, membawa mushaf masing-masing, memperdengarkan hafalan, memperbaiki bacaan, dan mengulang ayat demi ayat dengan bimbingan para pengajar.

Sebanyak 60 santri aktif mengikuti program pembinaan tahfidz ini. Kegiatan dilaksanakan secara rutin setiap sore, mulai pukul 15.40 hingga 16.40 WITA, dengan pendampingan langsung dari para asatidz.

Bukan sekadar menghafal, program ini dirancang agar setiap santri benar-benar memahami kualitas bacaannya—mulai dari tajwid, makharijul huruf, hingga kelancaran hafalan.

Metode pembinaan yang diterapkan meliputi:

1. Metode Talaqqi

Setiap santri membaca hafalan secara langsung di hadapan pengajar. Ayat diulang berkali-kali hingga bacaan benar dan hafalan semakin kuat.

2. Sistem Kelompok Kecil

Para santri dibagi dalam kelompok belajar yang lebih fokus. Setiap pengajar mendampingi sekitar 10–15 santri, sehingga perkembangan setiap anak dapat dipantau lebih optimal.

3. Evaluasi Harian

Setiap sesi ditutup dengan evaluasi bacaan dan hafalan. Kesalahan yang ditemukan langsung diperbaiki agar tidak terbawa ke hafalan berikutnya.

Meski kegiatan berlangsung di ruang belajar yang sederhana, semangat para santri tidak pernah sederhana.

Ada yang datang lebih awal. Ada yang mengulang hafalan sebelum giliran setor. Ada pula yang tetap bertahan mengulang ayat, meski matahari sore mulai tenggelam.

Pemandangan inilah yang menjadi pengingat—bahwa lahirnya generasi Qur’ani selalu dimulai dari kesungguhan kecil yang dilakukan terus-menerus.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)

Melalui Rumah Qur’an Himayah, langkah kecil ini terus dijaga agar kelak lahir generasi yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga hidup bersama nilai-nilainya.

Mari menjadi bagian dari perjuangan ini.

Dukung program pembinaan santri dan Rumah Qur’an Himayah Foundation agar semakin banyak anak-anak di pelosok negeri yang tumbuh bersama Al-Qur’an. Karena bisa jadi, dari satu huruf yang mereka baca hari ini, mengalir pahala yang terus hidup untuk kita di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Himayah Foundation